Posts

Showing posts from February, 2015

Foto Macet di Simpanglima Semarang

Image
Abdul Arif (rif)

Foto-foto Saat Pulang dari Balikpapan ke Semarang

Image
Senin (12/2/2015). Dari Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan sekira pukul 09.15 Wita. Saya, Hermawan Endra (Tribun Jateng) dan Obed (Tribun Jogja) transit dahulu di Bandara Juanda. Sampai di Juanda pukul 09.45 Wib.
Si Obed bahkan harus menunggu selama lima jam. Sementara saya hanya sejam. Saya dan Hermawan berangkat ke Semarang dan tiba sekitar pukul 12.00 an.
Saat sampai di Semarang, ternyata bagasi saya dan Hermawan tertinggal di Surabaya. Akhirnya, kami harus menunggu sampai pukul 20.00 Wib.

LOMBA PENULISAN ARTIKEL DAN FEATURES BIDANG PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 2015

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2015, Pusat Informasi dan Humas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (PIH Kemdikbud), menyelenggarakan Lomba Penulisan Artikel dan Features Bidang Pendidikan dan Kebudayaan 2015. Tema Lomba adalah: "Penguatan Pelaku Pendidikan: siswa, guru, orangtua, dan kepala sekolah"Subtema:
a. Sekolah sebagai tempat yang menyenangkan 
b. Pendidikan sebagai proses kegembiraan 
c. Memuliakan guru
d. Peran orangtua dan guru dalam membangun karakter kejujuran siswa  Kriteria Lomba:
1. Lomba penulisan artikel untuk guru dan/atau orangtua siswa, dan lomba penulisan karangan khas (features) untuk wartawan media cetak.
2. Artikel dan features adalah karya asli, tidak duplikatif atau replikatif. 3. Artikel dan features belum pernah/tidak sedang diikutsertakan dalam lomba apapun.
4. Artikel dan features telah dimuat pada media massa cetak (nasional, daerah, maupun media internal institusi) yang terbit di Indonesia. Kateg…

Ayo Para Juara, Ikuti Lomba Karya Jurnalistik Siswa (LKJS)

Lomba Karya Jurnalistik Siswa (LKJS) jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) kembali digelar. Lomba ini dilaksanakan secara terbuka bagi siswa SMP negeri dan swasta, SMP terbuka, dan SMP satu atap diseluruh Indonesia. Tema pelaksanaan lomba mengangkat tema "Kegiatan Jurnalistik Sebagai Upaya Mempercepat Pengembangan Karakter Siswa".Mengikuti lomba jurnalistik ini ketentuannya tidak sulit. Ketentuan jumlah halaman buletin berjumlah 12 atau 16 halaman yang berisi berita, karangan khas (feature), dan opini. Hal terpenting yang tidak boleh dilupakan adalah tema yang diangkat diutamakan pendidikan karakter di sekolah masing-masing. Contohnya prestasi siswa dan guru, budaya membaca di sekolah, dan organisasi sekolah.Proses seleksi naskah dibagi menjadi dua tahap. Pertama, naskah dinilai oleh dewan juri. Hasilnya adalah karya unggulan yang berhak maju ke tahap berikutnya sebagai finalis tingkat nasional. Kemudian tahap kedua, para finalis akan melakukan presentasi atas karya masing-…

Penyanyi Cilik Ini Kepincut Menyanyi Sejak Umur Dua Tahun

Image
Masih kecil, tetapi tarikan suaranya bikin orang sekampung Ngesrep terpukau. Itulah Alsa Putri Aqilah (11). Finalis idola cilik RCTI 2013 ini tueut tampil dalam malam pentas seni Festival Semarangan Kampung to Kampung yang digelar Tribun Jateng. Dia membawakan lagu Simponi yang Indah yanh dipopulerkan oleh Chrisye.
Warga yang hadir dibuat terkagum mendengarkan suara Alsa. Pantas saja, Alsa memang latihan tarik suara sejak belia. Warha RT 06/ 8  Kelurahan Ngesrep itu mengaku, suka nyanyi sejak umur dua tahun.
"Saya sering melihat ayah memainkan musik. Jadi saya ikutan menyanyi. Ayah menguringi pakai keyboard," kata bocah yang gandrung lagu All by Myself Celine Dion itu.

Mencicipi Lumpia Semarang di Gang Lombok No 11

Image
Siapa yang tak kenal Loenpia (lumpia) Semarang yang berada di Gang Lombok No 11 Semarang. Kiosnya memang tidak besar. Hanya berukuran sekitar 6 x 3 meter. Tetapi, kios tersebut saban hari mampu menjual hingga 1.000 biji lumpia.
Kini kios yang berada tepat di samping Kelenteng Tay Kak Sie itu dikelola oleh Untung Usodo (54). Dia merupakan generasi keempat yang melanjutkan usaha lunpia keluarganya. Dia mengatakan, usaha pembuatan lumpia sudah berlangsung puluhan tahun lamanya.

Malam Terakhir di Kota Minyak

Image
Malam terakhir di Balikpapan saya bersama sejumlah reporter Tribun Kaltim di Caffe D'WA Jl Mayjen Soetoyo Balikpapan. Menikmati makan malam usai berpayah-payah mencari berita seharian. tak puas di cafe itu, kami pun bertolak ke tempat karaoke yang berada di kompleks Balikpapan Super Block (BSB). Sumpah, ini kali pertama saya memasuki bilik karaoke. Malam itu pun kami mengkhatamkan sejumlah lagu klasik dan pop sebelum akhirnya pamitan pulang ke Semarang. Uda Wawan dan Rendi tinggal beberapa hari lagi di sana.

Belanja Oleh-oleh di Pasar Inpres Kebun Sayur

Image
Pasar ini merupakan pusat oleh-oleh di Kota Balikpapan. Ada banyak variasi suvenir yang dijajakan di sini. Di antaranya batu akik yang merupakan produk utama.

Senjata Perang

Image
Ini senjata perang yang selalu menemaniku.

Kapal-kapal Nelayan Pengumpul dan Pengangkut Ikan Tunas Samudera

Image
Di Dermaga Telaga Emas Kelurahan Baru Tengah Balikpapan, ratusan kapal nelayan berlabuh. Kapal-kapal ini biasa digunakan oleh nelayan untuk mengumpulkan dan mengangkut ikan hasil alih muatan (transhipment). Belakangan, para nelayan ini tak bisa melaut karena ada larangan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan soal alih muatan. Saat foto-foto ini saya unggah, para nelayan sudah 50 hari lebih menganggur.

Foto-foto Aktivitas Menggambar

Image

Foto-foto di Pelabuhan Penyeberangan Feri Kariangau

Image
Hari pertama di Balikpapan, saya liputan ke Pelabuhan Penyeberangan Kapal Feri Kariangau. Lokasinya lumayan jauh. Berkilo-kilo meter dari jalan Soekarno Hatta.
Pelabuhan Kariangau ini menghubungkan antara Balikpapan dengan Kabupaten Penajam Paser Utara. Juga ke Sulawesi, yaitu Palu dan Mamuju.
Tiga kali sudah saya berkunjung ke pelabuhan ini. Foto-foto ini saya ambil saat kunjungan yang ketiga.

Udara Segar di Lintasan Objek Vital Nasional Balikpapan

Image
Jalan Yos Sudarso Balikpapan menjadi jalur alternatif yang menghubungkan antara Kampung Baru dengan Klandasan. Jalan ini berada di kawasan objek vital nasional. Kilang-kilang minyak serta jaringan pipa milik Pertamina berada di sini. Juga beberapa kantor vital milik Pertamina.
Saya tak pernah menghitung seberapa persis panjang lintasan ini. Namun perkiraan saya, lebih kurang 5 K (hanya perkiraan). Saya sering melewati jalur ini jika ada agenda liputan ke Kantor Walikota Balikpapan. Jakur ini lebih sejuk dan mengasyikkan ketimbang memilih jalan Ahmad Yani yang lalu lintasnya cukup padat.
Gerbang lintasan ini berada di dekat pertigaan SPBU Karanganyar. Berujung di dekat kawasan Pelabuhan Semayang. Pertama kali saya melintas, yang berada di benak saya adalah kebersihan dan kesejukan udaranya.
Ya, beberapa kilometer ke arah timur dari pusat kilang minyak milik Pertamina ini, ada hutan kota. Kiri kanan jalan begitu rimbun dan hijau. Tepian jalan dilindungi oleh pagar besi. Pemerintah sete…

Bersantai di Taman Monpera Balikpapan

Image
Taman Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Kalimantan Timur berada di Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan Kota. Taman ini berada di tepian pantai. Saya sering bersantai di sini untuk sekadar bernsantai atau menulis berita.
Di sini memang tak seramai di tempat wisata lainnya. Karena luasnya memang tak seberapa. Tetapi cukup untuk melepas penat. Apalagi tak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Cukup membayar uang parkir Rp 2.000 untuk sepeda motor.
Selain pemandangan pantai, Monpera juga mengingatkan perjuangan rakyat dahulu. Monpera tersebut diresmikan pada 19 November 1983.

Melepas Kepiting Bertelur di Sungai Somber Kawasan Mangrove Center Balikpapan

Image
Oh, siang yang begitu teduh, Senin (26/1/2015). Saya bersama rombongan dari Balai Karantina Ikan PM Balikpapan juga Dinas Perikanan berkesempatan menyusuri sungai Somber di Kelurahan Batu Ampar Kawasan Mangrove Center Balikpapan Utara. Kami menaiki perahu diesel. Melaju sekira 1 km untuk melepaskan kepiting bertelur. Ada ratusan kepiting yang berhasil diamankan Balai KIPM. Kepiting ini sedianya diselundupkan ke Jakarta dan Semarang. Namun buru-buru ketahuan saat pemeriksaan di Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan.
Aturan baru dari Kementerian Kelautan dan Perikanan melarang penangkapan kepiting, lobster dan rajungan dalam kondisi bertelur. Kepiting bertelur itu kami lepas di tiga titik sungai agar bisa berkembangbiak.

Menengok Budidaya Kepiting Soka di Teritip Balikpapan

Image
Tambak yang luas menghampar di Gunung Tembak Kelurahan Teritip Balikpapan Timur. Tambak-tambak ini digunakan sebagai tempat budidaya kepiting soka oleh petani setempat.
Kepiting soka dikenal sebagai kepiting dengan cangkang lunak. Pembudidayaannya melalui dua macam, yaitu jenis mutilasi dan popeye.
Untuk jenis mutilasi, biasanya sapit dan tiga kaki bibit kepiting soka dipotong terlebih dahulu. Selanjutnya diletakkan di keramba selama kurun waktu tertentu. Biasanya sebulan sampai kepiting melakukan molting. Kemudian untuk jenis popeye, sapit pada bibit kepiting soka tak dipotong saat diolah.
Kepiting soka sendiri dijual dengan harga Rp 110-130 ribu. Harga fluktuatif tergantung kondisi pasar.

Ini Pemandangan di Pantai Manggar Balikpapan

Image
Pantai Manggar Segara Sari Balikpapan menjadi jujugan warga di saat hari libur. Untuk bisa menyaksikan kecantikan pantai ini tak perlu merogoh kocek dalam-dalam.
Namun, saat ini Pantai Manggar masih sepi wahana. Kabarnya, pemerintah setempat akan mengembangkannya dengan menambah sejumlah fasilitas. Termasuk patung beruang madu setinggi 12 meter yang bakalan jadi ikon di pantai Manggar.

Menyaksikan Nelayan Menepi di Pantai Klandasan Ulu Balikpapan

Image
Suasana di pantai yang berada tepat di belakang Pasar Klandasan Balikpapan biasa ramai. Terutama pada saat sore hari.
Kita bisa menyaksikan beberapa nelayan yang menepi untuk mendaratkan ikan hasil tangkapannya. Warga yang sekadar bersantai dan memancing juga banyak. Bahkan anak-anak tampak asyik berenang.