Posts

Showing posts from March, 2015

78 Tahun Panca Jaya Jual Obat Tradisional China

Image
Robert Kelola Toko Sejak Umur 16 Tahun
Aroma rempah dan obat-obatan tradisional cukup menyengat di sebuah toko yang terletak di Jalan Gang Pinggir No 1 Semarang, Senin (16/2/2015). Beberapa petugas toko yang mengenakan seragam kaus hijau terlihat sibuk melayani pembeli. Sementara petugas lainnya terlihat mengemas obat.
Di toko tersebut, petugas yang seorang gadis itu tengah menumbuk obat Pien Tze Huang. Sebuah obat pengering luka yang diimpor dari Tiongkok. Obat yang berbentuk bulat itu ditumbuknya menjadi serbuk yang lembut. Lalu, dia mengemasnya dalam kapsul. Setiap biji obat itu bisa dikemas dalam enam kapsul. Toko tersebut berpapan nama "Panca Jaya". Hampir semua obat yang dijual di toko itu dilabeli dengan istilah China. Hanya beberapa obat yang merupakan produk lokal, seperti jamu Sido Muncul dan Borobudur yang terlihat di toko itu.

Menikmati Legitnya Es Duren Purwokerto

Image
Di Purbalingga terkenal dengan Es Duren. Di Purwokerto rupanya juga ada kedainya, yaitu di Jalan Prof Dr Soeharso Purwokerto. Tepatnya di depan pintu GOR Satria Purwokerto.
Kedai Es Duren ini merupakan cabang dari kedai Tugu Bancar Purbalingga.
Saat liburan, Sabtu (28/3/2015), saya berkesempatan mencicipinya. Es Duren kombinasi cokelat cukup nikmat. Rasanya begitu legit. Apalagi disajikan dengan campuran es, uwoo seger pokoknya...
Yang datang mencicipi juga tak sedikit. Yang kebetulan lewat sini, bisa mencobanya. Harganya cuma Rp 14 ribu. Salam kuliner...!

Menikmati Keindahan Curug Nangga di Petahunan Pekuncen Banyumas

Image
Lihat video Keindahan alam Curug Nangga Petahunan Banyumas: http://youtu.be/-j7x7z1wK1s
Curug Nangga merupakan destinasi wisata baru di Kabupaten Banyumas.  Curug ini terletak di RW 5 Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas. Saat ini masih dalam proses penggarapan oleh kelompok sadar wisata desa setempat dan Pemkab Banyumas.
Ketua RW 5 Petahunan Siyo Sujono (48) mengatakan, masyarakat setempat bersama Pemkab Banyumas masih menyiapkan akses jalan menuju curug ini. Pasalnya, jalan yang harus dilalui untuk sampai ke curug masih berupa jalan setapak.

Cerita Daun Jatuh

tiada niatan apapun angin yang berembus sore itu. ia hanya mencoba menghibur daun yang terlihat layu. warnanya mulai menguning dan sedikit kering. tetapi, angin datang dan daun jatuh melayang. ia terpisah dari dahan yang sekian waktu membuatnya tetap segar.

Gunung Slamet dari Kutasari Purbalingga

Image

Gunung Slamet dari Sumbang

Image

Ada Tugu Knalpot di Purbalingga

Image
Ini dia foto Tugu Knalpot di Purbalingga. Foto diambil Minggu (22/3/2015) sore. Tugu ini berada di pertigaan jalan antara jalan Jenderal DI Panjaitan, Jalan Padamara, dan Jalan AW Sumarmo. Kabarnya, tugu ini dibangun sebagai identitas dan penghargaan terhadap para perajin knalpot di Purbalingga. Knalpot karya perajin di Purbalingga sudah diekspor ke luar negeri.

Masjid Agung Darussalam Purbalingga

Image

Ini Dia Keindahan Curug Nangga

Image
Curug Nangga berada di RW 5  Desa Petahunan Pekuncen Banyumas.  Curug ini tengah digarap kelompok sadar wisata setempat sebagai destinasi wisata baru di Kabupaten Banyumas.  Pemkab juga sudah mendukung.
Meski belum dibuka secara resmi, curug ini sudah ramai dikunjugi oleh warga sekitar. Belum ada tarikan retribusi apapun untuk saat ini. Warga sekitar juga sudah mulai membuka lapak-lapak jajanan di sepanjang jalan menuju curug yang memiliki tujuh undakan tersebut.

Sejuk Berada di Curug Nangga Petahunan

Image
Perjalanan menuju Curug Nangga bisa dibilang susah. Curug di Desa Petahunan Pekuncen Banyumas ini cukup jauh dari pusat kota. Dari alun-alun Purwokerto, jaraknya sekitar 37 km.
Saya mengendarai motor matic kesayangan, Mio Gt. Melaju dari alun-alun sekutar pukul 10.00 Wib. Jarang sekali saya mengebut. Rerata kecepatan yang saya sukai adalah 60 km/ jam.
Karena belum pernah ke Petahunan,  saya mencoba memanfaatkan aplikasi Google maps. Tetapi sayang, saat memasuki Desa Kracak Ajibarang, sinyal seluler tiba-tiba menghilang. XL memang terlalu. Dua kali ini saya dikecewakan.

Pendopo Pemkab Cilacap

Image
Foto saya ambil saat berkunjung ke kantor bagian humas dan protokoler Pemkab Cilacap, Rabu (18/3/2015). Saat itu saya habis menyaksikan pertandingan PSCS Cilacap vs PSIS Semarang di stadion Wijaya Kusuma Cilacap pada malam harinya.

Saya agak kecewa dengan sambutan dua penerima tamu yang duduk di dekat pintu masuk. Bukannya mengarahkan, malah mengomentari pakaian. "Wartawan kok pakai kaus", katanya. "Kalau nggak pakai kaus malah lucu, Pak," saya mau bilang tapi nggak sempat.

Ini Dia Stadion Wijaya Kusuma Cilacap

Image
Untuk menuju stadion Wijaya Kusuma, kandang PSCS Cilacap ini saya harus menempuh perjalanan sekitar 47 Km. Saya berangkat dari Purwokerto untuk menyaksikan laga ujicoba PSCS Cilacap vs PSIS Semarang, Selasa (17/3/2015).

Cilacap Bercahaya

Image
Foto saya ambil saat perjalanam ke Stadion Wijaya Kusuma Cilacap untuk menyaksikan laga ujicoba PSCS Cilacap vs PSIS Semarang,  Selasa (17/3/2015).

Briefing Tim PSIS Jelang Laga Ujicoba Melawan Persibas Banyumas

Image
Briefing dilakukan di Hotel Asri Baru, Kauman Lama Purwokerto Banyumas dua jam jelang laga, Minggu (15/3/2015).

Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto

Image

GOR Satria Purwokerto Banyumas

Image

Wajah Alun-alun Purwokerto Banyumas saat Malam Hari

Image

Masjid Agung Baitussalam Purwokerto Banyumas

Image

Dermaga Wijayapura Cilacap Pintu Masuk Nusakambangan

Image
Kamis (12/3/2015) merupakan kali pertama kunjungan saya ke Dermaga Wijayapura Cilacap Jawa Tengah. Dermaga ini menjadi pintu masuk ke Lapas di Pulau Nusakambangan.

Saya berangkat dari Purwokerto menempuh perjalanan sekitar 47 Km untuk sampai di sini. Menjelang eksekusi mati tahap 2 dermaga ini selalu ramai. Terutama oleh awak media, mulai dari media lokal hingga media asing. Cetak, online, radio dan televisi.

Beberapa kali ormas, seperti Banser NU juga sering datang untuk menggelar aksi. Mereka menuntut eksekusi mati segera dilaksanakan.

Rehat Sejenak di Rest Area Kledung

Image
Bokong yang terasa perih dan panas setelah sekian jam naik motor terasa hilang saat menikmati kesejukan udara di rest area Kledung. Lokasinya dekat pintu masuk Kabupaten Wonosobo.
Selain udara yang sejuk, pemandangannya cukup memikat. Melihat ke depan ataupun menoleh ke belakang,  terdapat view gunung yang hijau.

Pintu Masuk Wonosobo

Image

Baru Melaju 11 Km Ban Bocor

Image
Rabu (11/3/2015) pukul 06.35, ban motor belakang saya kempes. Padahal motor baru melaju sekitar 11 Km. "Di situ saya merasa sedih". Saya lalu merapat ke tukang tambal ban di dekat Asrama Militer Banyumanik Semarang. 
Tapi sayang, tukang tambal ban belum tampak batang hidungnya. Saya pun menunggu untuk sekian waktu.

Saya ditemani Mas Priono rencananya berangkat menuju Purwokerto. Ini adalah hari pertama saya bertugas ke daerah yang terkenal dengan bahasa Ngapak itu. 
Saya akan bertugas selama setahun dan maksimal dua tahunan untuk reportase. Cakupan wilayah liputannya cukup luas. Mulai dari Purbalingga,  Banyumas, Cilacap dan Kebumen. 
Dengan wilayah seluas itu, tentu perlu kerja ekstra untuk bisa sintas. Dan pagi ini saya hanya bisa berdoa dan meminta doa kepada semua kerabat. Semoga lancar...

Warak Ngendok di Taman Pandanaran Semarang

Image